Minggu, 10 Januari 2016

Point 5. Hijaz (4)



      Lebih luas lagi lingkungan Hijaz (terdiri dari Makkah, Medinah, Thaif, dll) bebas dari penjajahan dua penjajah raksasa pada zaman itu (negara super power) yaitu Rum dan Persi yang saling berebut daerah sehingga Yaman dikuasai oleh Persi (Cerita tentang Ubazan gubernur Yaman), bagian lain Syam dikuasai oleh Rum. Mesir jadi rebutan Persi.
Jadi Hijaz bebas dari pengaruh peradaban, budaya dari dua negara super power itu. Sebagaimana Qs. Al Ankabut (29) ayat 67.

أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ أَنَّا جَعَلۡنَا حَرَمًا ءَامِنٗا وَيُتَخَطَّفُ ٱلنَّاسُ مِنۡ حَوۡلِهِمۡۚ أَفَبِٱلۡبَٰطِلِ يُؤۡمِنُونَ وَبِنِعۡمَةِ ٱللَّهِ يَكۡفُرُونَ ٦٧
Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia sekitarnya rampok-merampok. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah? (QS. Al Ankabut (29) ayat 67)

Di situ Nabi tumbuh steril sejak Beliau masih kecil sampai menjadi Nabi. Walaupun di situ ada ahli kitab tetapi tidak banyak bersinggungan; sejarah Waraqah bin Naufal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar