(v). Ketika Beliau dewasa sebelum
menjadi Nabi dengan tegas Allah katakan keadaan Beliau pada Qur’an Adh-Dhuhaa,
93 ayat 7
وَوَجَدَكَ
ضَآلّٗا فَهَدَىٰ ٧
“Dan
Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk”.
(QS. Adh-Dhuhaa, 93 : 7).
Catatan
: Beliau biasa ke
Syam untuk berdagang, orangnya fathonah (cerdas) dalam menyelesaikan persoalan
(contoh : pindahnya Hajar Aswad). Tetapi Allah katakan bingung. Dalam hal apa ?
Bingung dalam menghadapi kerusakan dan kesesatan umat. Sebagai ilustrasi Ka’bah
disekitarnya ada 360 patung, anak perempuan dikubur hidup-hidup, judi dengan
taruhan wanita hamil yang bedah perutnya langsung dsb. Kemudian Allah beri petunjuk, maksudnya
petunjuk bagaimana jalan keluar terhadap masalah yang Beliau bingungkan.
Disamping itu Allah tegaskan Ilmu Beliau sebagaimana dalam Qs. Asy-Syuraa (42)
ayat 52
وَكَذَٰلِكَ أَوۡحَيۡنَآ
إِلَيۡكَ رُوحٗا مِّنۡ أَمۡرِنَاۚ مَا كُنتَ تَدۡرِي مَا ٱلۡكِتَٰبُ وَلَا ٱلۡإِيمَٰنُ
وَلَٰكِن جَعَلۡنَٰهُ نُورٗا نَّهۡدِي بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِنَاۚ
وَإِنَّكَ لَتَهۡدِيٓ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ٥٢
“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu
(Al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah
Al-Kitab (Al-Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah Iman itu, tetapi Kami
menjadikan Al-Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami
kehendaki diantara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi
petunjuk kepada jalan yang lurus”.(QS. Asy-Syuraa, 42 / 52)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar