ULASAN
2. Andaikata sekarang ada dai, misal
awam sehingga ada kesalahan karena keawamannya, maka masih banyak orang
yang mendengar (mustami’) yang lebih ‘alim yang bisa meluruskan
sehingga agama terjaga; apakah dari pondok pesantren, kajian-kajian,
lulusan-lulusan sekolah agama. Lalu bagaimana dai awal yang latarbelakangnya
demikian rupa (point (i) – (v)). Kalau karena kurang ilmu, Nabi berdakwah
salah maka siapa yang akan meluruskan selain Allah ? sementara wahyu dari
Allah kadang-kadang 3 sampai 5 bulan baru turun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar